Toga, Do,a dan Harapan
Hari ini, aku berdiri dengan selempang dengan toga yang ku pegang dan senyum yang sulit kusembunyikan. Namun jauh di dalam hati, ada rasa haru yang mengalir deras. Setiap lembar perjalanan kuliah seakan terputar kembali; langkah pertama memasuki area kampus menggunakan masker, selalu mencuci tangan, menjaga jarak, masuk ruang kelas, pertemuan-pertemuan canggung dengan teman sekelas, hingga malam-malam panjang saat skripsi terasa tak berujung. Semua itu kini menjadi kenangan indah yang akan kuceritakan suatu hari nanti. Toga itu akhirnya ku kenakan. Bertahun-tahun belajar, begadang, mengeluh dalam hati, lalu bangkit lagi semuanya seakan terbayar di satu momen singkat saat namaku dipanggil naik panggung, togaku dipindahkan dan rasa lega setelah turun dari panggung. Wisuda mengajarkanku satu hal; pencapaian ini bukanlah akhir dari segalanya. Justru ini adalah pintu baru yang mengantarkanku ke dunia nyata. Dunia di mana perjuangan akan lebih berat, tanggung jawab akan lebih bes...